DPRD TANBU TERIMA RAPERDA KEGIATAN KEAGAMAAN DARI EKSEKUTIF

Humas Setwan – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Laksanakan Rapat Paripurna tentang Raperda Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan pada senin (14/04) baru-baru tadi. . Adapun Rapat digelar di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Tanah Bumbu dipimpin oleh H. Supiansyah.ZA,SE,MH selaku Ketua DPRD Tanbu dan didampingi H. Hasanuddin.S.Ag waket DPRD dari fraksi PKB.

Sementara itu dari pihak eksekutif di wakili oleh Plt Sekda.kab Tanbu, Ir. H. Erno Rudi Handoko . Selain dihadiri para anggota DPRD Tanbu, pihak Kementerian Agama, dan Pimpinan SKPD, rapat juga dihadiri para Assisten dan Staf Ahli Bupati serta unsur Forkopinda Tanbu.

Kemudian sambutan Bupati Tanbu H.Mardani H.Maming secara tertulis dibacakan oleh Plt.Sekdakab.Tanbu Ir. H. Erno Rudi Handoko mengatakan, ” dengan telah selesainya pelaksanaan pembahasan pada tingkat eksekutif, Pemkab. Tanbu kemballi menyampaikan raperda tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan dan aliran kepercayaan di Kab.Tanbu, ” Kata H. Erno

Sebelum kembali membacakan sambutan Sekda mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang pas atas kejadian bom di Surabaya kemaren dan hari ini. Tanah Bumbu sudah terbuka pintunya dari kota-kota besar dengan dibukanya penerbangan langsung ke wilayah kita. Selayaknya kita juga lebih berhati-hati, ” Ucapnya.

Lanjutnya lagi, Adapun raperda ini dimaksudkan, bahwa setiap orang dilarang dengan sengaja, dimuka umum menceritakan, menganjurkan, atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran suatu agama atau kepercayaan, atau melakukan kegiatan yang menyerupai aktivitas keagamaan, atau kepercayaan dan penafsiran ang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama.

Untuk itu, pemda telah melakukan upaya persuasif, melalui serangkaian kegiatan dan dialog, guna menyelesaikan beberapa permasalahan umat, agar tidak menimbulkan keresahan dalam kehidupan beragama dan menggangu ketentraman adan ketertiban kehidupan sosial bermasyarakat.

Maksud dan tujuan dari pengaturan pelaksanaan aktivitas keagamaan di Kab.Tanbu adalah untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dari adanya pertentangan akibat penyebaran paham keagamaan yang menyimpang.

Mengawasi aktivitas keagamaan dari kegiatan penyebaran penafsiran, dan aktivitas yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama. Mencegah perbuatan melawan hukum, yang dilakukan oleh warga masyarakat sebagai akibat, penyebaran faham keagamaan yang menyimpang dan terakhir Melaksanakan pembinaan kepada mereka yang menyimpang untuk kembali ke pokok-pokok ajaran agama, kata “Plt. Sekda ini.

Selanjutnya dilaksanakan serah terima raperda tentang pelaksanaan keagamaan oleh Ir.H. Erno Rudi Handoko selaku perwakilan eksekutif dengan pihak Bappemperda DPRD Kab.Tanah Bumbu yang diwakili oleh M. Syaripuddin anggota dewan dari PDIP untuk dilanjutkan ketahap berikutnya.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *