BAPPEMPERDA DORONG PERUBAHAN NAMA DESA SECEPATNYA

Humas Setwan – Bappemperda DPRD Kabupaten Tanah Bumbu kembali mengelar Rapat Kerja dengan dinas terkait dalam rangka tindak lanjut Pembahasan Raperda Perubahaan Nama desa Pulau Panjang menjadi desa Pulang Burung, Beppemperda dorong perubahaan nama desa secepatnya yang keberadaannya masuk di wilayah kecamatan Simpang Empat pada Kamis (24/05) baru-baru tadi.

Hadir dalam raker ini, Dinas PMD ( Pemberdayaan Masyarakat Desa), Bagian Pemerintahan, Hukum, Camat Simp.Empat, Kades Pulau Burung serta anggota DPRD Bappemperda Kabupaten Tanah Bumbu.

Andi Erwin Prasetya selaku Pimpinan Bappemperda DPRD Kab.Tanbu dalam membuka raker ini menyampaikan, perubahan nama desa ini esensinya menyesuaikan dengan sejarah desa tersebut , hal ini terjadi setelah perubahaan nama berjalan beberapa tahun di mungkinkan karena kurangnnya sosialiasi hingga banyak masyarakat tidak tahu keberadaan nama desa ini, dari itu ia meminta dinas terkait khususnnya PMD untuk memberikan masukan, “Kata Andi Erwin.

Sementara itu, H. Suwigno Kepada PMD Kab.Tanah Bumbu menjelaskan, dengan adanya perubahaan nama desa ini tidak menambah anggaran dikarenakan kode desa sudah tercantum di kementerian. Penyesuaian dicanangkan selama dua tahun. Hal ini perlu juga masukkan dari dinas catatan sipil berkaitan dengan jangka dua tahun ini, ” Kadis PMD ini.

Selanjutnya Ikhsan Kasubag PMD mengatakan, Perubahaan ini adalah usulan dari masyarakat desa sendiri. Perubahan nama desa tidak mempengaruhi pelaksanaan pemerintahan tahun sebelumnya. Rentang waktu penyesuaian terhadap dokumen kependudukan. Sejak tahun 2010 nama desa berubah menjadi desa pulau panjang banyak orang tidak mengetahui desa pulau panjang, ini dikarenakan orang lebih familiar dengan nama desa pulau burung, “Ungkapnya.

Senada dengan dinas lainnya Drs. M Syairi Camat Simpang Empat mengungkapkan, kebiasaan masyarakat Tanah Bumbu menyebutnya desa itu dengan nama desa pulau burung, karena nama pulau panjang tidak terlalu dikenal. Harapannya desa ini bisa dijadikan desa wisata. “Mudah-mudahan dengan perubahaan ini bisa menjadikan desa lebih dikenal lagi, “harap Syairi.

Tambah Camat, Desa pulau burung memiliki luas 220 hektar dibebaskan untuk pengalihan fungsi menjadi agro wisata. Sebelum merdeka sudah menjadi desa. Di era tahun 80 an dikembalikan ke tata ruang, karena pada zaman penjajahan banyak masyarakat yang meninggalkan desa. Selanjutnya di tahun 2007 desa pulau panjang menjadi desa persiapan, “Jelas Camat.

Di akhir rapat semua pada prinsipnya menyetujui dengan perubahaan nama desa ini kembali ke awal dan raperda ini dilanjutkan ke provinsi untuk mendapatkan fasilitasi berupa rekomendasi untuk dijadikan perda kabupaten Tanah Bumbu.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *