KOMSI 2 TANBU LAKSANAKAN KONSUL KE KEMENTERIAN PERDAGANGAN TERKAIT PEMBANGUNAN PASAR TANBU

Humas Setwan – Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanah Bumbu laksanakan konsultasi / koordinasi ke Kementerian Perdagangan Dalam Negeri (PDN) RI terkait dengan Audensi Pembangunan Pasar Kabupaten Tanah Bumbu pada 4 s/d 7 Juni 2018 di Jakarta.

 

Diterima oleh Anwar Rahmat selaku Kasubid Pengelolaan Distribusi logistik kemendagri dan 2 orang jajarannya Widodo dan Irene Yasmin. Dimana dikatakan Anwar Rahmat pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional sudah dianggarkan dana bantuanya oleh pemerintah sampai tahun 2019 dengan jumlah target 5.000 unit semua jenis pasar, setiap tahun ada 1.000 unit yang mendapat hibah bantuan.

 

Selain itu juga di siapkan dana alokasi khusus (DAK) untuk pasar tradisional. Besarnya dana DAK dan pasar mana yang di revitalisasi lebih dahulu tergantung tingkat keperluan, jumlah kunjungan, dan pertimbangan lainnya.

 

Menurut Anwar bantuan hibah dari pemerintah untuk revitalisasi pasar ber tipe A minimal 400 pedagang mendapat jatah sebesar Rp. 8 sd 12 milyar. Ber tipe B minimal 275 pedagang dapat Rp. 6 sd 8 milyar. Ber tipe C minimal 200 pedagang Rp. 6 milyar da ber tipe D minimal 100 pedagang mendapat jatah sebesar Rp. 4 milyar,” Jelasnya.

 

Anwar mengatakan pengelola pasar bisa mengajukan proposal revitalisasi untuk meningkatkan kapasitas pasar baik secara pisik maupun pengelolaan. Hingga saat ini pemerintah telah merevitalisasi sekitar 2.000 pasar tradisional kata Anwar Rahmat sebagai mukadimah pertemuan ini.

 

Sementara itu, HM. Alpiya Rakhman,SE,MM waket DPRD Tanbu selaku kepala rombongan mengatakan, ” bahwa tujuan kedatangan DPRD dari komisi 2 selain dari silaturrahmi tiada lain membawa permasalahan pembangunan pasar untuk Kab.Tanah Bumbu yang di nilai perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat, “katanya.

 

Dari itu waket memohon kepada kemenperindag untuk mendapatkan bantuan pembangunan pasar yang ada di Tanbu. Ia berharap ada dana alokasi yang masuk ke pemkab. Tanbu terutama untuk revitalisasi pasar dan sumber lainnya, harapnya Waket.

 

Selanjutnya Kadis perindag kab.Tanbu Drs.H Anwar Salujang secara ekpose mengatakan bahwa misinya ke kemenPerindag mengajukan proposal pembagunan pasar pusat niaga bersujud dan pasar simpang 4, serta memohon tenda pedagang dan box utk ikan, “ucapnya.

 

Anwar Salujang mengungkapkan pasar yang ada merupakan peninggalan kab.induk dulu yang kondisinya suda 80 % tidak layak pakai, lokasninya hanya memiliki jarak 200 meter sudah tidak layak di fungsikan dan tidak memiliki area farkir sehinga menggangu lalu lintas jalan, “tutur Anwar.

 

Kadis juga menambahkan infonya bahwa pasar simpang 4 memiliki 172 pedagang aktif dan pasar niaga bersujud memiliki 375 pedagang dari itu pihaknya akan berencana merevitalisasi denga kapasitas 666 pedagang yang sudah ada lokasinya dari itu Ia mengajukan anggaran sekitar kurang lebih Rp. 49 milyar, “harapnya.

 

Di akhir pertemuan di lakasanakan serah terima proposal pembagunan pasar oleh kadis perindag kab.Tanbu Drs. Anwar Salujang kepada kasubid pengelolaan distribusi kemendagri Anwar Rahmat di lanjutkan oleh Waket DPRD H.M Alpiya Rahman yang menyerahkan plakat DPRD Tanbu.

 

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *