KOMSI III DPRD TANBU KUNKER KE BARITO SELATAN

Humas Setwan – Baru baru tadi Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu kembali berkunjung ke Provinsi tetangga tepatnya ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Barito Selatan Kalimatan Tengah tentang Upaya untuk mencapai program Peningkatan Produksi Padi sesuai Target Nasional, Provinsi dan Kabupaten pada Kamis, (27/06) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Jl. Pahlawan KM.3 No. 60 Buntok Kota Dusun Selatan Kab. Barito Selatan Kalteng.

Kunker ini di Koordinatori oleh HM Alpiya Rakhman,SE,MM selaku Waket DPRD sebagai kepala rombongan komisi III DPRD Tanbu. Seluruh anggota DPRD diterima oleh DUDE, SP sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kab. Barito Selatan beserta Kasi Pengembangan Tanaman Pangan AJRIAL

HM. Alpiya Rakhman, diawal pertemuan ini mengungkapkan bahwa kedatangan rombongannya tidak lain sebagai bentuk silaturrahmi dan ingin belajar tentang upaya yang dilakukan pemda barito selatan dalam meningkatkan produksi padi di wilayahnya. Dan menganggap barito selatan sebagai senior dalam menanggani produksi padi, ” ujar Waket DPRD yang muda ini.

Sementara itu, Dude,SP yang menerima rombongan Tanbu menjelaskan upaya yang dilakukan oleh pemda Barito selatan dalam mengelola atau strateginya mengatakan, Memberi bantuan peralatan dan pelatihan kepada petani untuk pembuatan pupuk organik dengan program RPPO (Rumah Pembuatan Pupuk Organik).

Kemudian Pihaknya sudah menggunakan mesin tanam sehingga dapat menghemat biaya dan cepat panennya, mensosialisasikan kepada petani untuk ber Agro bisnis selain bertani juga dapat meningkatkan pendapatan/penghasilan bagi petani mereka, ” Jelasnya.

Meningkatkan populasi ternak untuk pembuatan pupuk organik. Menjemput bantuan dari pemerintah pusat berupa bibit benih padi gogo untuk lahan seluas 300 H, jagung untuk lahan seluas 450 H serta bantuan bibit kacang Kedelai. Selain itu, memohon bantuan dari provinsinya seperti bibit benih, pupuk dan obat-obatan, “tambahnya.

Dude juga menjabarkan, “Padi merupakan komoditas strategis bagi masayarakat barito selatan sejak tahun 2017 sudah swasembada beras. Persawahan di kab.barito selatan terdiri dari sawah rawa, sawah lebah dan sawah tadah hujan. Luasan cetak sawah baru tahun 2016 sekitar 1000 Hektar dan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat/petani secara berkesinambungan sekitar 800 Hektar.

Namun pihaknya juga masih mengakui kelemahan, sepertinya kurang berminatnya masyarakat dalam hal menanam padi prioritas unggulan dan lebih mengutamakan menanam padi lokal padahal hasilnya lebih banyak padi bibit unggul, “ucap Dude.

Dengan keterbatasannya Anggaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kab. Barito Selatan berupaya mencari bantuan dari Pemerintah Pusat Baik dana DAK atau Dana Pembantuan sehingga program yang sudah direncanakan, di susun dapat berjalan, “Harapnya.

Terakhir Dude menyampaikan informasi bahwa Pemdanya sudah melakukan pengembangan Nanas Perigi yang sudah di akui secara nasional dan sudah di hak patenkan oleh Kab.Barito selatan, ” beber Sekretaris ini.

Diakhir pertemuan dilaksanakan tukar plakat daerah oleh Waket DPRD HM Alpiya Rakhman kepada Dude,SP selaku mewakili Kadisnya yang berhalangan hadir. Relddn/hms/p.kom3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *