KOMISI III DPRD TANBU BAHAS PENYALURAN DANA CSR

Humas Setwan – Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu,H. Bahsanuddin.S.Sos,M.AP menghimbau kembali kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanah Bumbu agar melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di lingkungan sekitar perusahaan masing-masing.

Menurutnya, sifanya bukan harus, tetapi setiap perusahaan wajib menyalurkan dana CSRnya. hal ini sering terabaikan dan lepas dari perhatian publik. Sehingga perusahaan terkesan mengabaikan tanggungjawab sosialnya. Padahal di sekitar lingkungan perusahaan itu banyak persoalan atau aktivitas perusahaan yang berdampak terhadap masyarakat,” ujarnya.

Hal ini disampaikan H Bahsanuddin , pada selasa (07/08) baru-baru tadi, saat memimpin rapat kerja Komisi III dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koprasi dan UKM, dan Perusahaan yang bergerak di Pertambangan, Perkebunan, Pertanian, Perbankan Perhotelan yang berada di Tanbu tentang Penyaluran Dana CSR. Namun disayangkan dewan CSR dan dari 34 perusahaan yang diundang hanya 13 perusahaan yang bisa berhadir.

Ia juga mengungkapkan, di Tanbu saat ini banyak perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan lainya yang sering menghindari kewajibannya menyalurkan dana CSR. Padahal sumber pendapatan perusahaan dimaksud sudah layak untuk mengalokasikan dana tersebut, sebagaimana diatur dalam undang-undang,”Ujar Wakil Ketua Komisi III ini.

Ia berharap dengan pertemuan ini pembangunan yang dijalankan oleh pemda sejalan dengan program CSR yang diberikan oleh perusahaan, agar jangan sampai tumpang tindih atau double bantuan di satu tempat sedangkan yang lain ada yang tidak mendapatkannya. “Ini terjadi karena selama ini DPRD tidak memperoleh informasi yang jelas soal dana CSR  tersebut, “Ungkapnya lagi.

H .Bahsanuddin juga mengatakan bahwa sangat minim informasi yang bisa didapat terhadap program-program CSR  dari suatu perusahaan. Sehingga pihaknya hanya bisa menerima laporan program CSR yang dijalankan suatu perusahaan di daerah masing-masing melalui masyarakat, meskipun sebenarnya ada masyarakat tidak membutuhkannya, “bebernya.

Senada dengan rekannya, Fawahisa Mahabattan,SE,MH anggota dewan dari partai PAN ini juga mengatakan, program CSR  ini erat hubungannya dengan misi pemerintah daerah terhadap pembangunan berkelanjutan. Terutama terkait perusahaan yang dalam melaksanakan aktivitasnya tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul di sekitarnya, “kata Fawahisa

“kegiatan CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, Pemda tidak bisa berjalan sendiri tetapi harus bersamaan dengan lainnya. Ada kerjasama antara, Pemerintah, perusahaan dengan DPRD sebagai wakil masyarakat bisa saling mendukung, agar pembangunan tepat sasaran, ” imbuhnya.

Sementara itu, Suhartoyo Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koprasi dan UKM Kab.Tanbu ini mengungkapkan, walaupun ia termasuk dalam tim dewan CSR tetapi ia tidak tahu laporan secara rinci apa saja program CSR yang telah dilaksanakan oleh perusahaan yang berada diwilayah Tanbu, “jelasnya kepada anggota komisi III.

Dari seluruh Perusahan yang hadir sepakat untuk memberikan laporan kegiatan CSR nya selain kepada dewan CSR dan pemerintah daerah juga memberikan informasi kepada DPRD Kabupaten Tanah Bumbu sebagai tembusannya.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *