DPRD TANBU KEDATANGAN KOMISI III DPRD BANJAR

Humas Setwan – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu kembali kedatangan Komisi III DPRD Kabupaten Banjar dalam rangka pengalian informasi penanganan Daerah Pemukiman Kumuh dengan mengikutsertakan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kab.Banjar pada Senin (24/09) baru tadi.

Siti Zulaikha,S.Ag wakil Ketua DPRD Kab.Banjar selaku pimpinan rombongan mengatakan, “kedatangan Komisinya ke Kabupaten Tanah Bumbu selain untuk mengali informasi sharing penanganan Daerah Pemukiman Kumuh, juga ingin bersilaturrahmi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah Kab.Tanah Bumbu, bukankah silaturrahmi itu membuat kita panjang umur dan diluaskan rejeki, “ujarnya saat mengawali pertemuan tersebut.

Ia menuturkan, bahwa Kabupatennya saat ini tingginya jumlah penduduk di pusat kota dan mengharuskan terpenuhinya kebutuhan akan pemukiman yang layak huni. Mereka membutuhkan tempat hunian lebih banyak berada di sekitar kawasan komersial kota, terutama untuk berusaha dan dekatnya ke tempat kerja, dan lainnya.

Tanpa disadari hal itu sulit terakomodir semua, akhirnya kebutuhan rumah tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang kian meningkat pertumbuhannya setiap tahun mengakibatkan menjadi pemukiman kumuh, “bebernya.

Rombongan Komisi III DPRD Banjar ini di diterima oleh H. Hasanuddin.S.Ag dan HM. Alpiya Rakhman,SE,MM yang keduanya merupakan Wakil Ketua DPRD Tanbu beserta anggota DPRD lainnya. DPRD juga memanggil dinas terkait dalam materi yang diminta oleh DPRD Banjar, yaitu dengan menghadirkan Dinas Perkimtan (Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan) dan Bappeda Kab.Tanah Bumbu yang mendampingi dan narasumber.

H. Hasanuddin,S.Ag selaku pimpinan rapat mengungkapkan, “bahwa saat ini pihaknya telah menggodok raperda tentang penanganan Daerah Pemukiman Kumuh yang merupakan raperda inisiatif DPRD Tanbu dalam pengajuannya, dan sudah menjadi draf raperda, “katanya.

Hasanuddin mengakui bahwa kabupaten Tanbu merupakan kabupaten baru yang harus berbenah sedini mungkin untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi, dari itu ia mengklaim bahwa daerahnya pun memiliki potensi menjadi kawasan yang bisa kumuh, akibat banyaknya urbanisasi penduduk lain yang bermukim di Tanbu untuk mencari pekerjaan, dan lainnya seperti dikota kecamatan simpang empat, walaupun Tanah Bumbu sangat luas, “jelasnya.

Namun kata H. Hasanuddin, ia yakin permasalahan daerah kawasan kumuh itu bisa teratasi jika DPRD dan Pemerintah Daerah bersinergi bersama-sama menangulanginya dan mencari solusi yang terbaik untuk masyarakatnya, “ucapnya.

Terakhir pertemuan dilaksanakan serahterima plakat daerah dari H. Hasanuddin,S.Ag selaku mewakili DPRD Tanbu kepada Siti Zulaikha,S.Ag selaku perwakilan DPRD Banjar disaksikan seluruh yang hadir dan dilakukan photo bersama.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *