MASYARAKAT BATULICIN IRIGASI ADUKAN NASIBNYA KE DPRD TANBU

Humas Setwan – Masyarakat Petani Kebun desa Batulicin Irigasi Kecamatan Karang Bintang datangi Kantor DPRD Kabupaten Tanah Bumbu guna adukan tindak lanjut penyelesaian sertifikat tanah yang kena program perkebunan kelapa sawit oleh Koperasi Sinar Kencana yang tidak ada kejelasannya pada Selasa (23/10) baru tadi.

Pertemuan tersebut digelar di ruang rapat Komisi DPRD Tanbu dan langsung dipimpin oleh Ketua DPRD H. Supiansyah.ZA,SE,MH dan wakil ketua H. Hasanuddin.S.Ag serta berapa orang anggota dewan yang berhadir. Selain itu, menghadirikan juga dari Dinas Tenaga kerja,Transmigrasi, Koperasi & UKM, Bagian Ekonomi, BPN, Bank BRI cabang batulicin dan perwakilan Koperasi Sinar Kencana.

Kades Batulicin Irigasi Supriyanto yang menjadi jurubicara masyrakatnya mengungkapkan, bahwa permasalah ini sudah cukup lama dan berlarut-larut dan tidak kunjung selesai. Semenjak tahun 2014 sampai dengan sekarang masih belum ada kejelasannya. Hal ini dikarenakan tidak transparannya dari pihak koperasi Sinar Kencana dan bank dalam memberikan informasi dan data, “ujarnya.

Ia menceritakan lagi krologis permasalahannya dimulai dengan penyerahan sertifikat lahan masyarakatnya sebanyak 73 lembar kepada Koperasi Sinar Kencana untuk diagunkan kepada Bank BRI cabang Batulicin sebagai jaminan program KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang bergerak dibidang kelapa sawit. Namun ia mengakui dalam penyerahan sertifikat lahan masyarakat tersebut tidak mengantongi berita serah terimanya hanya disaksikan beberapa warganya saja.

Supriyanto kembali menjelaskan bahwa pihaknya telah tiga kali mengadakan pertemuan dengan pihak yang terkait, terakhir di tahun 2017 lalu, ketika itu ada kesepakatan dengan pihak bank untuk pengembalian sertifikat lahan masyarakat kami. Setelah itu tidak ada lagi sambungannya. Bahkan BRI hanya mengakui ada 43 lembar sertifikat yang ada ditempatnya,”sebutnya Kades Batulicin Irigasi ini.

Dari hal tersebut diatas, Supriyanto dan masyarakatnya mendatangi Kantor DPRD untuk memohon bantuan penyelesaian masalah sertifikat masyarakat yang ada di bank BRI bisa kembali kepemiliknya masing-masing dan juga pihaknya berharap mendapatkan solusi dari DPRD, “ungkapnya.

Sementara itu, H. Supiansyah ketua DPRD Tanbu dalam memberikan solusinya pada permasalahan ini mengatakan, “Kami akan melakukan sanding data terlebih dahulu antara Kades selaku koordinator masyarakat desa batulicin irigiasi dengan pihak Koperasi Sinar Kencana sebagai wadah yang mengagunkan dan pihak BRI selaku yang memberikan pinjaman usaha setelah itu membuat matrix masalahnya,” terangnya.

Lanjut H. Supiansyah, Tetapi dikarenakan pihak koperasi tidak bisa memberikan atau menunjukan data kepada pihak kami, ini menjadi sulit untuk diselesaikan sampai kapanpun. Bahkan kata ketua, ini bisa masuk dalam ranah hukum yang menanganinya. kami akan bantu dengan membuat pansus (panitia khusus) dari DPRD untuk menelusurinya.

Namun sebelumnya kami meminta kepada kades untuk kembali mengkroscek dengan pihak BRI akan kekurangan sertifikat yang sudah diserahkan. Kemudian mengamankan lahan yang menjadi obyek tersebut dengan mengindentifikasi kepemilikan lahan dan hasilnya agar diberikan tembusan kepada DPRD, “kata Ketua DPRD ini.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *