KOMISI 3 DPRD TANBU PANGIL MANAGEMEN PT.BIB & PT.PPA

Humas Setwan – Komisi 3 DPRD Kabupaten Tanah Bumbu panggil managemen PT. BIB (Borneo Indo Bara) dan subconnya PT. PPA (Putra Perkasa Abadi) terkait mekanisme teknis penerimaan karyawan di wilayah kerja desa Mangkalapi pada Selasa (06/11) baru-baru tadi.

Pemanggilan ini Menurut Fawahisa Mahabattan,SE,SH selaku sekretaris komisi 3 ini berkaitan adanya keluhan para kades Mangkalapi, Teluk Kepayang, Hati’if, Tapus, Darasan Binjai kecamatan Kusan Hulu yang dikomplain warganya.

Dimana warga desa-desa tersebut merasa adanya ketidak adilan dalam pengrekrutan karyawan Perusahaan dimaksud. Padahal Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan Perda No. 04 tahun 2016 yang isinya memperioritaskan tenaga kerja lokal untuk diberikan kesempatan bekerja di wilayah perusahan masing-masing, ” kata Anggota dari PAN ini.

Dari itu, Fawahisa ingin mendengar langsung dari pihak managemen PT. BIB dan Subconnya PT.PPA selaku pelaksana operasional kegiatannya tentang klarifikasi keluhan warga desa yang diwakili oleh kadesnya masing-masing. Hal ini dilakukan oleh komisi 3 DPRD juga tidak lain spritenya untuk mengurangi pengangguran yang ada di Tanah Bumbu dan juga mengawal perda yang sudah dikeluarkan oleh Pemda, Jelasnya.

Dalam rapat kerja ini selain anggota dewan dari komisi 3, juga menghadirkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi & UKM Kab.Tanbu, Camat Kusan Hulu, Kades kades nya dan Perusahaan yang terkait.

Sementara itu, Pihak PT. BIB melalui perwakilan Fadil menjelaskan perusahan harus mau mencari metode-metode baru dalam mencari pekerja. Sebelumnya pihaknya melakukan work in interview dalam pencarian karyawan, termasuk dalam mengadakan pelatihan / workshop terhadap anak-anak sekolah dan lulusan sekolah SMA untuk direkrut menjadi karyawan perusahaan. “Memang berisiko untuk merekrut seseorang bukan ahlinya. Tapi harus punya solusi dan itu merupakan sebuah risiko yang diambil,” tutur Fadil saat ekposenya di hadapan anggota Komisi 3.

Pihaknya juga mengatakan sudah mematahui Perda No. 4 tahun 2016 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah dengan memperkerjakan tenaga kerja dari Tanah Bumbu sebanyak 143 orang dari 200 karyawan diperusahaannya.

Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh para kedes, pihak perusahaannya menjelaskan lowongan kerja tersebut berasal dari managemen untuk berbagai bidang kerja, posisi, serta level pekerjaan, termasuk di dalamnya posisi magang. “Jika memang memenuhi syarat dan kompetensi bisa diambil sedangkan jika tidak terpenuhi maka akan mengambil dari luar, “paparnya

Lain sisi, Sartoyo Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi & UKM Kab.Tanbu menilai bahwa pihak perusahaan masih belum lengkap prakteknya dilapangan, ia meminta kepada managemen perusahaan agar berkoordinasi dengan dinasnya dalam memberikan lowongan kerja dan pengrekrutan karyawan. Hal ini diungkapnya bahwa domain kerjanya, agar tercatat di dinasnya dan mengsosialisasikannya jika ada yang tidak terekrut menjadi karyawan, “harapnya.

Di penghujung rapat pihak perusahaan PT. BIB dan PAA berjanji akan membawa permasalahan ini ke tingkat tinggi managemen perusahaannya dan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu ke dinas naker Kab.Tanbu dalam pengumuman lowongan kerja.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *