DPRD TANBU TETAPKAN RAPBD TAHUN 2019 BERSAMA EKSEKUTIF

Humas Setwan – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Kamis (29/11) baru tadi.

Penetapan ini dilakukan setelah ditandatangani oleh unsur pimpinan DPRD dan pihak eksektuif Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu saat Rapat Paripurna dewan dalam rangka Pendapat Akhir Fraksi terhadap RAPBD tahun 2019 disaksikan seluruh undangan yang hadir.

Rapat paripurna di pimpin langsung oleh Ketua DPRD H.Supiansyah.ZA,SE,MH dan didampingi oleh Wakil H.Hasanuddin.S.Ag dan HM.Alpiya Rakhman,SE,MM sedangkan dari pihak eksekutif diwakili oleh SekdaKab.Tanbu H. Rooswandi Salem.M.Sos,MM.

Dalam kesempatan itu, setiap perwakilan fraksi menyampaikan pendapat akhirnya atas Raperda tentang APBD TA 2019. Seluruh fraksi DPRD, menerima dan menyetujui Raperda APBD untuk ditetapkan menjadi Perda, dan sebagian fraksi memberikan beberapa rekomendasi yang harus diperhatikan pihak Eksekutif.

Seperti fraksi PDIP melalui I wayan Sudarma,S.Sos,MM yang meminta kepada SKPD mencari terobosan baru dan jemput bola untuk menaikan PAD Tanbu, ia juga menyoroti khusus program yang bersentuhan dengan rakyat langsung agar dapat dilaksanakan secara maksimal dan selalu mempertahankan prinsip pelayanan prima pada masyarakat, tegasnya.

Selanjutnya Hj. Rusmiati,SE dari fraksi PKB, dimana fraksinya meminta APBD 2019 harus secara tegas menyatakan keberpihakannya pada pembangunan manusia melalui program dan kegiatan yang berorientasi pada upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar terhadap masyarakat.

Fraksi Gerindra melalui HM. Aini.SP,M.Pd menyarankan agar belanja langsung di bidang infrastruktur agar diprioritaskan dan direalisasikan pada awal-awal tahun anggaran, terutama yang merupakan kebutuhan dan dinantikan oleh masyarakat.

Fraksinya juga meminta pemda melakukan penelitian dan kajian baru untuk mendapatkan data primer semua potensi yang ada di Tanbu, dan meminta adanya tenaga ahli ekonom pembangunan yang visioner guna merancang kembali pembangunan yang ada, “harapnya.

Kemudian fraksi Amanat Demokrat dengan wakilnya Fawahisa Mahabatan,SH,SE pada Pendapat Akhir Fraksinya mengkritisi kinerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi,Koperasi dan UKM yang dinilainya masih kurang dalam melaksanakan tugasnya saat memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat.

Terakhir fraksi Hanura yang mengharapkan seluruh SKPD dalam mengelola APBD 2019 nanti tetap mengacu pada prinsip efesiensi, efektivitas dan disiplin anggaran yang tepat waktu dan juga tepat sasaran sesuai dengan perencanan dalam pembahasan bersama, “kata M. Taupik,S.PdI sebagai juru bicaranya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu H.Sudian Noor dalam sambutannya secara tertulis dibacakan oleh SekdaKab.Tanbu H. Rooswandi Salem.M.Sos,MM menyampaikan Finalisasi Rancangan APBD Tahun Anggaran 2019 Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yaitu Pendapatan Sebesar Rp. 1.718.826.134.523.00,-dengan belanja sebesar Rp. 1.808.250.100.888,79,- sedangkan untuk pembiayaan Daerah yaitu Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp. 104.423.966.365,79,- dan pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 15.000.000.000,- serta pembiayaan netto sebesar Rp. 89.423.966.365.79,-

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *