BAPEMPERDA TANBU BAHAS 2 BUAH RAPERDA YANG TERSISA

Humas Setwan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu Kembali membahas 2 buah Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2018 di penghujung bulan desember ini oleh Bapemperda Kab.Tanbu bersama dinas terkait pada Jumat (14/11) baru tadi.

Pembahasan pertama Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran dengan mengundang dinas PU Penataan Ruang, Disos, DLH, Dinas Pertanian, Dishub, Disperkimtan, BPBD,Sat Pol PP dan Damkar dan bagian Hukum Setda Tanbu.

Sedangkan Pembahasan Kedua tentang Raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah bersama dinas Sosial, Diskes, Diskominfo, Dishub, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas PU Penataan Ruang, Bappeda, BPKAD, BPBD ,Sat Pol PP dan Damkar dan bagian Hukum Setda Tanbu.

La Ode Subhan selaku ketua Bapemperda Kab.Tanbu menyampaikan bahwa hari ini merupakan pembahasan terakhir dari sisa raperda yang sudah dibahasnya bersama dinas terkait lainnya untuk menyampaikan saran dan masukan. “Yang pasti kita proses sesuai prosedur dimana ada penentuan prioritas dan harus segera dibahas,” tandasnya.

Sementara itu, Fajerin Safawi,SH selaku Kasubag Hukum dan Perudang-udangan Set-DPRD Tanbu dimintai komentarnya terkait sisa 2 buah raperda yang dibahas mengungkapkan bahwa raperda ini merupakan sisa dari 6 buah raperda yang sudah diajukan oleh pihak eksekutif dan disetujui.

Pembahasan ini sesuai jadwal dan agenda DPRD Tanbu dan masuk pada program (propemperda) tahun 2018, kita sudah melakukan tahapan-tahapan sesuai prosedur perundang-undangan mulai dari pelaksanaan naskah akedemik, penelitian, dan uji publik, “ungkapnya.

Dalam tahun ini ada 30 Raperda yang akan dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama DPRD, 6 raperda diantaranya merupakan raperda inisiatif dewan dan sisanya 24 raperda dari pihak eksekutif, tetapi Fajerin Safawi mengakui masih ada raperda yang belum disampaikan ke dewan untuk dibahas.

Sambungnya lagi terkait 2 buah raperda yang dibahas ini, ia memastikan akan diparipurnakan pada tanggal 28 desember nanti dan setelah itu dilanjutkan dengan memintakan register kebiro hukum provinsi kalsel untuk dijadikan peraturan daerah kita, “ujarnya.

2 buah raperda ini menurutnya merupakan raperda perlindungan untuk masyarakat, yaitu tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran serta Raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah, jadi sangat penting untuk kita punyai, apalagi daerah Batulicin ada terdapat pemukiman yang padat yang rawan akan bencana kebakaran sedangkan kita tidak banyak memiliki BPK seperti Banjarmasin, “tuturnya.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://www.hostinger.co.id/tutorial/pengertian-chmod-dan-chown-untuk-ganti-permission-di-linux/#gref http://gedelumbung.com/tutorial-dan-pengertian-chmod-change-mode/