KOMISI 3 TANBU KONSULTASIKAN PENGELOLAAN BANTUAN CABANG OLAHRAGA

Humas Setwan – Sebagai wujud tanggung jawab Pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan prasarana olahraga guna peningkatan prestasi olah raga pada kencah nasional dan internasional. Dari hal tersebut Komisi 3 DPRD Kabupaten Tanah Bumbu laksanakan Konsultasi / koordinasi keluar daerah pada senin (21/01) baru-baru tadi ke dinas Pemuda Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Fawahisa Mahabattan, SE,SH Sekretaris Komisi 3 DPRD Tanah Bumbu selaku Ketua rombongan mengutarakan maksud dan tujuan dari kunjungan kerja ini selain ingin menjalin silaturrahmi dengan dinas Pemuda Olahraga Provinsi Kalsel, juga ingin berbagi pengalaman tentang Tata Pengelolaan Batuan Dana ke Cabang Olah Raga.

Hal ini menurutnya, Bantuan Pemerintah berupa prasarana olah raga prestasi merupakan bantuan pemerintah untuk disarahkan kepada Masyarakat/Pemerintah Daerah yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, ” kata Fawahisa.

Rombongan Komisi 3 di terima oleh Mujiyat, S.Sn, M.Pd selaku Kabid Olahraga dan Prestasi Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Kalsel beserta jajarannya, dimana ia mengungkapkan, bahwa dalam penyediaan dana Pemerintah Daerah mengalokasikan Anggaran penyelenggaraan keolahragaan dalam APBD paling sedikit besarnya sama dengan 2% dari belanja langsung APBD.

Dari itu, Pemda perlu kehati-hatian melakukan pembinaan dicabang olahraga dan untuk sistem keuangan cabang olahraga perlu adanya Bimbingan Teknis (Bimtek) serta bertanggung jawab terhadap Pendanaan penyelenggaraan keolahragaan.

Lanjutnya, Cabang olahraga sudah ada payung hukumnya baik itu Perbup dan Perdanya sedangkan untuk realisasinya tinggal kreatif daerahnya dan dananya ditempatkan di dinas olahraga. Di cabang olahraga diperbantukan pemusatan latihan dan pembinaan atlet yang ada dipemusatan induk cabang olahraga.

Untuk tahun 2019 Dinas Pemuda olahraga Provinsi kalsel akan mengadopsi Perpres no.95 tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional, dan di tahun ini juga sudah ada 13 orang atlet yang mengikuti Timnas kejuaraan internasional, ” bebernya.

Kemudian mengenai aturan cabang olahraga ini, kami menganut UU Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang menegaskan bahwa pemerintah daerah mempuñyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, dan mengawasi penyelenggaraan keolahragaan di daerah.

Selanjutnya terkait dengan aturan pendanaan penyelenggaraan keolahragaan dilaksanakan sesuai dengan prioritas rencana pembangunan keolahragaan dan sudah sesuai dengan Perda Propinsi kalsel No.10 tahun 2014, “jelas Mujiyat, S.Sn, M.Pd selaku Kabid Olahraga dan Prestasi Dinas Pemuda Olaharaga Provinsi Kalsel ini.

Relddn/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://www.hostinger.co.id/tutorial/pengertian-chmod-dan-chown-untuk-ganti-permission-di-linux/#gref http://gedelumbung.com/tutorial-dan-pengertian-chmod-change-mode/