EMPAT RAPERDA INISIATIF DPRD TANBU DIUJI PUBLIK

Humas Setwan – Sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Tanah Bumbu 2019 diuji publikan. Uji publik tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Bapemperda DPRD Tanah Bumbu, yang digelar pada Selasa (14/5.) di Ruang Rapat Utama DPRD Tanah Bumbu.

Uji publik bertujuan untuk memberikan pemahaman, persamaan persepsi, wawasan dan pemantapan substansi materi empat raperda tersebut. Disamping itu, uji publik juga dimaksudkan untuk memantapkan konsep agar raperda yang dibuat tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Empat raperda inisiatif dimaksud adalah, Raperda tentang Kepemudaan dan Keolahragaan, Raperda Pembinaan dan Pemeliharaan Kesenian Tradisional, Raperda Bantuan Pendamping Pasien Tidak Mampu dan Raperda Pelestarian dan Pengelolaan Situs Cagar Budaya.

Dalam rapat itu, DPRD Tanah Bumbu menghadirkan t im dari Pusaka Consulting, tenaga ahli DPRD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan 4 buah raperda tersebut, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata serta Bagian Hukum Setda Tanah Bumbu.

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Muh. Alpiya Rakhman, saat memimpin rapat tersebut mengatakan kegiatan uji publik merupakan salah satu upaya mencari masukan dari segenap stakeholder terkait dalam penyempurnaan penyusunan empat buah raperda tersebut.

” Kita berharap kepada stakeholder dan pemangku kepentingan, khususnya yang hadir dalam acara ini, dapat memberikan saran ataupun masukan yang nantinya akan kita jadikan bahan untuk penyempurnaan empat raperda inisiatif ini, ” ujarnya.

Menurutnya, empat raperda tersebut sangat erat kaitannya dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu secara menyeluruh. Untuk itu, penetapan empat raperda inisiatif ini menjadi sangat penting, dalam upaya menjamin ketersediaan payung hukum bagi semua pihak dalam pelaksanaan ketentuan-ketentuan yang ada didalamnya.

Ditempat yang sama, Anggota Bapemperda DPRD Tanah Bumbu, M. Saripuddin, menghendaki adanya percepatan pembentukan empat perda itu. Karena menurutnya empat perda tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tanah Bumbu.

” Kita berinisiatif untuk menyampaikan raperda ini dengan tujuan untuk memberikan kepastian hukum terhadap hak – hak masyarakat, dan saat ini mereka sedang menunggunya,” paparnya

Kendati demikian menurut Saripuddin, penyusunan raperda harus sesuai dengan ketentuan dan kaedah yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaanya nanti tidak menemui kendala lagi.

Dalam rapat itu juga dipaparkan satu-persatu isi dan butir-butir pasal yang ada dalam empat raperda oleh juru bicara Pusaka Consulting selaku kosultan penyusun, untuk kemudian dilakukan pembahasan bersama dengan anggota Bapemperda dan SKPD terkait.

 

Relynr/hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://www.hostinger.co.id/tutorial/pengertian-chmod-dan-chown-untuk-ganti-permission-di-linux/#gref http://gedelumbung.com/tutorial-dan-pengertian-chmod-change-mode/