Humas Setwan— Salah seorang anggota DPRD Tanah Bumbu, H.Hasanuddin,
S. Ag menggelar buka puasa bersama anak-anak yatim Darul Yatama di kediamannya,
di Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Tengah, pada hari Jum’at, (7/4/2023).
H. Hasanuddin, S.Ag menjelaskan
bahwa kegiatan buka puasa bersama tahun ini merupakan ajang silaturahmi dengan
anak yatim juga alim ulama, guru-guru agama serta tokoh masyarakat sekitar.
Setelah kegiatan berbuka puasa Bersama
lalu dilanjutkan dengan ibadah sholat Maghrib, Isya sampai sholat Tarwih berjamaah
dipimpin Imam yang Mulia Guru Kamran Al-Bidar.
“Kegiatan ini membuka kembali
silaturahmi yang sudah lama tidak kita laksanakan, hampir 2 tahun kita tidak
bisa melaksanakan kegiatan seperti ini karena pandemi Covid-19,” ujar anggota Dewan
dari partai PKB tersebut.
“Dengan kegiatan buka puasa
bersama ini semoga Allah SWT turunkan curahan Rahmat dan maghfirahnya sehingga
kita semua mendapatkan keberkahan dalam hidup ini.” tambahnya kembali.
Selain buka puasa bersama,
anggota DPRD Tanbu ini juga memberikan santunan uang pada anak-anak yatim piatu
dan masyarakat yang kurang mampu. Menurut H. Hasanuddin S.Ag, pemberian
santunan ini merupakan momen berbagi yang rutin dilakukan setiap tahun, oleh
kerena itu ia berharap agar pemberian santunan ini dapat sedikit membantu dan
meringkan beban mereka apalagi dalam kondisi sulit sekarang ini, baik dari
ekonomi maupun kebutuhan lainnya.
Tuan Guru Kamran Bidar selaku
Ketua Majelis An-Nuriah sekaligus pengasuh Rumah Anak Yatim Darul Yatama
menghaturkan terima kasih atas undangan dari Bapak H.Hasanuddin S.Ag yang mana
beliau juga berperan sebagai anggota penasihat majelis An-Nuriah, selalu rutin
ikut mejelis taklim dan dzikir nasyid pembacaan maulid Habsyi (Simtudduror)
sholawat Dalailul Khairat yang dilakukan secara rutin oleh Jamaah An-Nuriah.
“Pada momen buka bersama ini,
kami selaku pimpinan Majelis sangat berterimakasih kepada Bapak H.Hasannudin, S.
Ag yang sudah banyak membantu kepada majelis, baik dari segi pendanaan juga
sumbangsih pikirannya untuk kemajuan majelis An -nuriah.” tutur Guru Kamran
Bidar.
RelLA/hms