Detail Berita

  • Home
  • Detail Berita
image
  • By Admin
  • Kamis, 30 Maret 2023

DPRD TANAH BUMBU GELAR RAPAT KOMISI TERKAIT PENAMBAHAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH, TINGKAT PELAYANAN DAN PROSES PENGANGKATAN TENAGA KONTRAK

Humas Setwan— DPRD Kabupaten Tanah Bumbu gelar Rapat Kerja Gabungan Komisi terkait penambahan jaringan pipa air bersih, tingkat pelayanan dan proses pengangkatan tenaga kontrak. Rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Komisi II Gedung DPRD Tanah Bumbu pada Kamis, (30/3/23) ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alydrus.

Rapat ini dihadiri langsung oleh anggota DPRD Komisi II, Direktur PDAM Tanah Bumbu beserta jajarannya, Dinas PUPR, serta BAPPEDA & Litbang.

Direktur PDAM Bersujud, Drs. H. Abdul Hafiz menyatakan bahwa sekarang PDAM Bersujud sudah banyak improve. Salah satu faktornya adalah trouble air di Karang Bintang tidak mengganggu supply air bersih di ibukota seperti Batulicin dan Simpang Empat. Namun masih terdapat kendala di Desa Segumbang, yang mana tekanan air yang ada di Sarigadung dan Karang Bintang melemah walaupun sudah ditekan dengan booster. Beliau juga menyampaikan salah satu ide di 2024 nanti, bahwa mereka akan membangun embung di Gunung Tinggi. Apabila embung tersebut tidak mencukupi air bakunya, maka rencana akan dibangun instalasi pengolahan air dengan kapasitas 30 liter per detik.

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu yang pernah memantau langsung ke lapangan menyuarakan pendapatnya mengenai permasalahan pembangunan pipa air bersih. Dijelaskanlah oleh perwakilan dari Dinas PUPR Tanah Bumbu bahwa hambatan itu terjadi karena metode pelaksanaan yang ditawarkan pada pemedia waktu itu tidak bisa secara maksimal, lalu pekerjaan distop dan tidak boleh dilanjutkan dan harus ditunda sampai keluar izin oleh BPJN, walaupun hanya tersisa 1-2 km lagi yang belum rampung.

Selain itu, Said Ismail juga menghimbau agar kualitas air bersih menjadi air minum ditingkatkan lagi. PDAM menjawab bahwa mereka telah memaksimalkan hal tersebut agar parameter-parameternya dapat sesuai dengan Kemenkes, sementara air baku di Tanah Bumbu masih tidak memungkinkan karena kondisinya sangat memprihatinkan.

Tahun ini, Dinas PUPR Tanah Bumbu membangun jaringan primer dari instalasi pengolahan sains Sungai Binjai sampai ke pertigaan Kecamatan Kusan Tengah. Said Ismail kembali mengingatkan, apapun perencanaan yang dibuat harus ada analisa dan kajian yang mendasar, jangan sampai miskomunikasi dengan pihak yang terkait. Jangan sampai ada masalah di kemudian hari hanya karena belum keluarnya surat izin dari Balai Jalan tetapi tetap bersikeras melanjutkan pengerjaan.

I Wayan Sudharma, anggota Komisi II melontarkan pertanyaannya terkait apakah Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 yang ada di PDAM mencakupi pipa induk ke Desa Wanasari? Karena perlu diketahui bahwa desa yang termasuk dalam lingkar kecamatan Sungai Loban ini sangat kesulitan sumber air bersih hingga masyarakat sangat menunggu instalasi jaringan dari PDAM.

Dijawab langsung oleh Dinas PUPR bahwasanya Desa Wanasari yang hanya berjaringan sepanjang 500 meter saja ini nanti juga akan dilintasi jaringan yang tersambung langsung ke jalan nasional. Harapannya ini juga akan sampai ke desa-desa lain di Sungai Loban yang paling bawah. Mengingat Desa Segumbang elevasinya cukup tinggi, jadi rencanya nanti semua pasti dapat namun harus menunggu waktu.

Abdul Rahim selaku anggota Komisi II ikut menyuarakan aspirasi dari masyarakat Tanah Bumbu yang bertanya kenapa kalau listrik mati air juga ikut tidak jalan? Sudah kurang lebih 2 bulan air tidak jalan. Hal ini ditambahkan oleh Wahyudi Ariswinarka, bahwa di daerah Angsana terkhusus dari Sekapuk hingga Al kautsar sering terjadi defisit air pada jam-jam tertentu dan terdapat beberapa titik yang tidak teraliri. Beliau juga memberi masukan tentang kualitas airnya. Abdul Rahim juga menyarankan PDAM untuk turun langsung menyampaikan ke masyarakat alas an mengapa selama ini terdapat beberapa daerah yang sulit air.

Direktur PDAM menjawab, mereka telah membuat strategi untuk men-supply air bersih ke Segumbang dan sekitarnya dengan pembuatan instalasi air di Gunung Tinggi nanti. Karen pen-supply akan lancer dikarenakan gravitasi turun, jikalau ditekan maka akan pecah. Mereka berharap banyak kepada BAPPEDA & Litbang agar dapat membuat ancangan anggaran untuk masyarakat demi mengcover permasalahan ini.

Terakhir, diambil kesimpulan oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu agar Tim Humas PDAM Bersujud disarankan untuk turun langsung ke lapangan demi koordinasi ke pembakal daerah setempat untuk menginfokan permasalahan terkait kesulitan air bersih ini.

 

RelLA/hms