Humas setwan- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu bahas formasi Penerimaan PPPK dan CPNS Tahun 2024 bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Tanah Bumbu melalui rapat kerja komisi I , Senin (06/05/2024).
Dalam rapat kerja komisi I yang dipimpin ketua komisi H.Boby Rahman,SH,MH ini dihadiri Kepala BKPSDM Tanah Bumbu Ardiansyah.
Pada rapat ini, H. Boby meminta agar pihak BKPSDM memberikan paparan terlebih dahulu dengan perihal yang akan menjadi pembahasan dalam rapat ini.
Sebelumnya, Ardiansyah menyampaikan bahwa pada tanggal 21 Desember tahun 2023,BKPSDM Tanah Bumbu telah menerima surat dari KemenPAN-RB terkait arahan pemerintah daerah untuk mengumpulkan kebutuhan ASN tahun 2024.
Seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang no 20 tahun 2023 tentang ASN yang mengamanatkan penyelesaian tenaga honorer yang ada dipemerintah seluruh Indonesia yakni salah satunya pemerintah kabupaten Tanah Bumbu” tuturnya Ardiansyah.
Menanggapi surat tersebut, Ardiansyah mengatakan kebutuhan ASN yang akan di prioritaskan saat ini adalah PPPK yang masuk dalam pendataan.
Disampaikannya juga bahwa berdasarkan hasil rekon data yang tertinggal untuk pengangkatan PPPK formasi tahun 2024 sebanyak 2578.
“Berkaitan dengan surat KemenPAN-RB untuk non ASN tahun 2022 yang harus masuk pendataan tentunya ada syarat-syarat yang sudah ditetapkan oleh KemenPAN-RB yakni dengan minimal masa kerja 1 tahun per Desember tahun 2021” jelasnya pada rapat tersebut.
Berdasarkan jumlah ABK yang tersedia dan masuk dalam kategori tersebut , pemerintah kabupaten Tanah Bumbu mengusulkan sebanyak 2578 orang PPPK sedangkan untuk formasi CPNS sebanyak 225 orang dengan rincian formasi PPPK tenaga guru sebanyak 603 orang, PPPK kesehatan 313 orang,PPPK tenaga teknis 1662 orang serta CPNS tenaga tekhnis 150 orang dan CPNS kesehatan 75 orang sehingga total keseluruhan sebanyak 2803 orang.
Adapun informasi dari MenPAN-RB terkait pelaksanaan test diperkirakan akan digelar pada bulan Juni atau Juli karena masih ada beberapa instansi pemerintah pusat atau daerah yang belum menyelasaikan usulan berdasarkan jenis formasi tersebut.
Setelah mendengarkan paparan tersebut, pimpinan rapat menanyakan terkait penerimaan CPNS tenaga guru.
Sementara itu, Ardiansyah menjelaskan bahwa dari Kemendikbud tidak ada pengangkatan CPNS untuk tenaga guru hanya diperuntukan pengangkatan PPPK tenaga guru.
Dari hasil rapat tersebut, ada beberapa kesimpulan yang dibacakan pimpinan diantaranya adalah sebanyak 2578 PPPK yang masih tertinggal dan akan diusulkan ke KemenPAN-RB ,pada tahun 2024 kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan sebanyak 225 kouta CPNS dengan rincian Tenaga Kesehatan sebanyak 75 orang dan 150 untuk Tenaga Teknis serta formasi CPNS segera ditampilkan pada website ketika sudah menerima surat edaran dalam negeri .
RelAY/hms