Humas
setwan- DPRD
kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat paripurna Pemandangan Umum Fraksi
terhadap LPJ APBD tahun 2022 di ruang sidang utama DPRD.
Dalam
paripurna ini ke lima (5) fraksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan
pemandangan umum melalui juru bicara masing-masing fraksi, kamis (8/6/23).
Rapat
paripurna dihadiri staf ahli bupati Tanah Bumbu bidang Ekonomi Keuangan dan
Pembangunan Mahriyadi , dipimpin Andrean Atma Maulani,SH,SE didampingi wakil
ketua I DPRD Said Ismail Khollil Al’idrus.
Adapun
lima fraksi yang menyampaikan pemandangan umum tersebut adalah fraksi
PDI-Perjuangan, fraksi Gerindra ,fraksi Golkar dan fraksi PKB serta
fraksi PAN .
Fraksi
PDI-Perjuangan melalui juru bicaranya Abdul Rahim saat menyampaikan pandangan
menanyakan terkait rekomendasi badan pemeriksa keuangan perwakilan
provinsi Kalimantan Selatan pada laporan hasil pemeriksaan atas laporan
keuangan pemerintah kabupaten Tanah Bumbu tahun 2022 terdapat temuan penggunaan
dan realisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal tidak tepat. Kenapa
hal ini bisa terjadi?
Begitupun
dengan fraksi Gerindra yang juga melalui juru bicaranya Sayono,saat
menyampaikan pemandangan umum meminta penjelasan terkait pengelolaan
pendidikan, perlunya langkah kongkrit dalam peningkatan kwalitasnya yaitu
dengan pertimbangan sarana dan prasarananya dengan harapan yang juga harus
berimbang kesejahteraan para tenaga pengajarnya, sampai mana itu dianggap
menjadi hal yang penting !
Selanjutnya,Andi
Asdar Wijaya,SE juru bicara dari fraksi Partai Golongan Karya mengajak segenap
fraksi yang lain untuk turut bekerjasama dalam mengawal dan memperjuangkan
aspirasi rakyat Tanah Bumbu. Karena tanpa kebersamaan, kemajuan yang kita
cita-citakan tidak akan pernah tercapai.
Tidak
lupa pula fraksi Partai Golkar memberikan apresiasi atas pencapaian Opini Wajar
Tanpa Pengecualian ( WTP ) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan( WPK ) Republik
Indonesia yang telah diraih oleh pemerintah kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 10
kali berturut –turut.
namun
fraksi Partai Golkar juga meminta setiap kendala – kendala yang muncul peran
serta Pemerintah Daerah harus responsif untuk menuntaskan permasalahan meskipun
secara bertahap agar pelaksanaan program-program berjalan secara konsisten dan
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Sementara
Fraksi PKB yang dijuru bicarai Tarmiji mengatakan
sangat mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan indeks
pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan penurun angka kemiskinan ditahun
2022.
“kami berharap berharap pertumbuhan ekonomi, penurunan angka
kemiskinan dan penurunan angka pengangguran dikabupaten tanah bumbu ditahun
2023 dapat dicapai sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah daerah,
karena menurut kami ini salah satu indicator keberhasilan program pemerintah
daerah” pungkasnya.
Sedangkan fraksi PAN yang juga disampaikan oleh juru bicaranya
H.Fawahisah Mahabatan,SE,SH juga memberikan
apresiasi yang tinggi terhadap kerja keras bupati beserta seluruh jajarannya
dalam upaya penyelenggaraan dan pembangunan kabupaten Tanah Bumbu Bersujud
Menuju Serambi Madinah.
Lanjutnya,ia juga melontarkan beberapa pertanyaan yakni salah
satunya terkait bagaimana
program menyelamatkan pesisir pantai sebagai salah satu warisan alam yang
menjadi tempat para nelayan beraktivitas mencari nafkah.
Diakhir rapat ini, pimpinan rapat memberikan kesimpulan yaitu
semua fraksi dapat menerima laporan pertanggungjawaban LPJ Pelaksanaan APBD
tahun anggaran 2022 untuk dibahas ketingkat lebih lanjut .
Paripurna ini juga
dihadiri forkopimda, pimpinan instansi vertikal dan kepala SKPD dilingkungan
jajaran pemerintah kabupaten Tanah Bumbu serta pihak tamu undangan terkait
lainnya.
RelAY/hms