Detail Berita

  • Home
  • Detail Berita
image
  • By Admin
  • Jumat, 15 Desember 2023

MADRASAH TIDAK TERSENTUH, DISDIK DAPAT MASUKAN DARI ANGGOTA BAPEMPERDA

Humas Setwan – Terkait Pendidikan Madrasah-Madrasah di Kabupaten Tanah Bumbu yang dipaparkan Dinas Pendidikan dalam Rapat Kerja Pembahasan Draf Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, pada Jum’at (15/12/2023) di ruang Rapat Komisi DPRD menjadi pertanyaan Anggota Bapemperda.

Setelah mencermati Draf isi Raperda Penyelenggaraan Pendidikan, Anggota Bepemperda H. Abdul Rasyid, M.Pd, mendapati bahwa ia tidak menemukan penjelasan terkait masalah pendidikan swasta, karena telihat di sini (Draf Raperda. Red) ada dua jenis pendidikan dikelola oleh pemerintah daerah, mungkin yang dimaksud adalah negeri.

”Terkait masalah pendidikan yang di madrasah-madrasah ini apakah tidak tersentuh?”, ujar Anggota dari Golkar ini.

Sementara, menurutnya banyak warga kita yang memilih masuk di madrasah-madrasah, dan terlihat di sini pendidikan yang dikelola oleh masyarakat tetapi disarankan di lingkungan warga, dengan revisinya ditambahkan kalimat masyarakat.

Pada intinya ia berharap Raperda yang dibuat ini menjadi betul-betul payung hukum, yang bisa mengayomi semua warga bukan hanya negeri atau pendidikan yang dikelola oleh pemerintah.

Menanggapi pertanyaan dari H. Abdul Rasyid, M.Pd terkait Madrasah, dijelaskan perwakilan Dinas Pendidikan yaitu kewenangan dari Kementerian Agama yang merupakan lembaga tertingginya adalah di Yayasan, jadi regulasinya hanya di Yayasan saja, pihaknya hanya bisa di negeri saja.

Mungkin ini, menurut Rasyid, sekedar masukan untuk Dinas Pendidikan menyikapi bagaimana pasalnya, apakah ditambah saja atau seperti apa penjelasannya, atau dimasukkan dalam peraturan Bupati nantinya.

Usai rapat pembahasan Raperda ini, Abdul Rasyid saat dihubungi via WA menambahkan, ia menginginkan pemerintah dipusat maupaun didaerah memperhatikan lembaga pendidikan yang dibangun oleh warga masyarakat, yang biasa disebut sekolah swasta karena selama ini masih banyak ketimpangan antara pendidikan swasta dan negeri.

“Kalau pemerintah mau jujur justru swasta yang cukup banyak membantu tugas negara dan tugas daerah mencerdaskan kehidupan anak bangsa, kita tahu swasta menyiapkan tanah bangunan dan tenaga kependidikan termasuk dimadrasah-madrasah, sedangkan negeri hanya sekitar 20 %, itulah yang selama ini disoroti oleh masyarakat, yang saya suarakan dan perjuangkan di DPRD melalui fraksi Golkar”, pungkas Abdul Rasyid.

Rel/Yan/Hms